Saturday, 23 May 2015

Diet dengan Puasa yang Dianjurkan Rasulullah

Ibadah puasa termasuk dalam rukun islam. Saat kita berpuasa, tubuh akan mengistirahatkan perut sehingga usus tidak terforsir untuk mencerna makanan setiap hari. Dalam puasa kita mengenal saat sahur dan berbuka. Puasa juga bisa menjadi salah satu jalan untuk diet. Diet dengan puasa dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Diet dengan puasa harus memenuhi syarat-syarat yaitu kehalalan sajian, nikmat/lezat, dan berkhasiat. Makanan yang dimasukkan ke dalam mulut hendaknya makanan yang juga mengandung obat. Kita sebagai orang Indonesia, mengenal bumbu makanan dari bahan rempah-rempah. Rempah-rempah di sini berguna untuk obat karena menyehatkan tubuh. Seperti: Serai, jahe, salam, laos, dll. Ummi pasti sering menggunakannya dalam masakan, kan?
Diet dengan Puasa yang Dianjurkan Rasulullah
i.huffpost.com
Ada tiga langkah diet dengan puasa yaitu :

1. Makan Buah atau Minum Air Putih Sebelum Makan Berat, Terutama Sebelum Makan Daging

“Adalah Rasulullah berbuka dengan ruthab (kurma segar) sebelum shalat, jika tidak terdapat ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), maka jika tidak ada tamr beliau meneguk seteguk air.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud
Kita sering salah mengira bahwa buah cocok menjadi makanan penutup. Padahal sebenarnya buah menurut Rasulullah adalah makanan pembuka. Jadi saat berbuka puasa, usahakan untuk memakan buah terlebih dahulu agar perut tidak kaget saat menerima makanan berat. Diet dengan puasa akan membuat tubuh menjadi lebih segar saat tubuh menerima makanan yang baik bagi pencernaan.

2. Makan dengan Tiga Jari

Di dalam hadis Ka’ab bin Malik dari bapaknya, beliau berkata, “Rasulullah saw. ketika makan beliau mempergunakan tiga jarinya dan menjilati jarinya sebelum mengelapnya.” (HR. Muslim Ahmad, Abu Dawud, dan Ad-Darimi)
Makanan yang diambil dengan tiga jari akan lebih lezat dan porsi yang diambil pun cukup untuk sekali suap. Setiap kali selesai makan, Rasulullah menjilat jarinya sebelum mengelapnya. Makan dengan tiga jari membuat enzim yang ada di tangan masuk ke dalam mulut dan bercampur dengan air ludah. Enzim ini berguna untuk mencerna makanan di dalam perut.

3. Tidak Makan Tergesa-gesa

“Ketenangan itu dari Allah dan tergesa-gesa itu dari syaitan.” (HR. Tirmidzi)
“Jika seseorang dari kalian sedang makan, maka jangan tergesa-gesa sampai dia menuntaskan makannya, meskipun iqamah telah dikumandangkan.” (HR Bukhari)
Setiap kali waktu berbuka dan sahur telah tiba, ambillah makanan sesuai porsi yang dianjurkan. Sebenarnya tubuh hanya butuh sedikit makanan untuk menegakkan tubuh. Karena saat kita melakukan diet dengan puasa, kita hanya perlu membagi isi perut menjadi tiga bagian yaitu satu bagian untuk makanan, satu bagian untuk minuman, dan satu bagian untuk udara. Artinya kita memakan makanan hanya sedikit sehingga tidak terlalu kenyang. Saat berbuka maupun sahur, usahakan tidak makan dengan tergesa-gesa sehingga mulut bisa mengunyah dengan lembut.
Nah, Abi Ummi, selamat mencoba diet dengan puasa. Semoga Allah memberikan kesehatan bagi kita semua untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

No comments: