Friday, 16 October 2020

Tips Food Photography Untuk Pemula

Pemateri : Nila Go

Tema Kulwap @ConnectingMama : Food Fotografi 


Hari ini saya mau sharing sedikit tentang Food Photography. 

Saya bukan expertnya, tapi semoga ilmu fotografi yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi teman teman yaa. 😊

Sebelum itu kita harus tau dulu apa itu Food Photography. 

Food Photography adalah jenis fotografi  yang menggunakan makanan sebagai objek pemotretan.

Dalam food photography pastinya yang diinginkan adalah bagaimana makanan agar terlihat menggiurkan dan menggoda sehingga yang melihat foto tersebut jadi ingin ikut menikmati makanannya. 😋


Ada dua jenis Food Photography :

1. Editorial Food Photography :

Food Photography suka-suka kita, misalnya untuk di posting di sosmed, blog sifatnya bebas dan lebih natural. 

2. Advertorial Food Photography : 

Food Photography untuk keperluan iklan yang sifatnya komersial.

Nah kali ini yang saya ingin sharing lebih spesifik bagaimana foto makanan menggunakan hp.

Apa saja yang harus diperhatikan saat foto menggunakan hp. Tips yang harus kita ingat saat foto menggunakan hp.📱

Saya tidak akan menyebutkan merk khusus dari hp yang bagus digunakan untuk foto, larena sepertinya hp sekarang sudah memiliki kamera yang bagus untuk memotret yaa.

Jadi kamera yang paling bagus untuk memotret adalah gear yang kita miliki, bukan punya temen apalagi tetangga. Hehe 😂

Intinya kita maksimalkan penggunaan hp yang kita punya yaa. 😊

Ada beberapa hal yang menurut saya harus diperhatikan saat kita mau foto makanan menggunakan hp,  antara lain : 

1.  Tentukan Konsep Foto yang kita inginkan.

Foto juga pastinya bisa bercerita.

Bercerita keadaan di mana foto diambil.. Nah agar foto kita bercerita kita harus tentukan konsepnya. 

Misal :

Kita mau ambil gambar street food atau gambar masakan yang settingnya di dapur atau meja makan, cafe atau restoran.

Sebisa mungkin properti atau setting tempat kita usahakan mendukung foto yang akan kita buat.

Misal kita mau foto kopi ala ala seperti di cafe saat foto di rumah, maka properti yang mendukung agar seperti tampak di cafe adalah cangkir kopi, pot tanaman kecil, majalah snack dll dengan background dan alas foto yang kita buat agar tampak seperi di cafe.

Namun jika mau foto langsung makanan yang kita pesan di tempat makan kita bisa foto dengan props seadanya yang mendukung.

2.. Lighting atau Pencahayaan saat Pemotretan

Lighting untuk Food Photography sedikit berbeda dengan fotografi model. 

Food photography menggunakan sumber cahaya dari belakang dan dari samping saja. Jika sumber cahaya berasal dari depan, maka makanan akan terlihat flat dan tidak berdimensi. 

Cahaya dari depan juga dapat menghilangkan tekstur makanan, padahal justru teksturlah yang ingin dimunculkan agar makanan terlihat lezat dan menggiurkan. 😊

Dalam membuat foto makanan atau minuman pencahayaan/lighting terbaik yaitu pencahayaan yang berasal dari matahari atau cahaya natural. 🌞

Pencahayaan alami dari matahari sangat berpengaruh dari waktu atau timing sehingga hasil fotonya dapat berbeda-beda.

Dalam membuat foto makanan atau minuman biasanya dilakukan dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore untuk menghasilkan foto dengan cahaya yang baik.

Jika kalian foto di cafe atau restoran usahakan cari tempat yang terkena cahaya matahari, biasanya dekat dengan jendela.

Begitu juga kalau foto di rumah, cari tempat yang dekat dengan jendela. Tapi usahakan sinar yang masuk jangan terlalu kuat yaa. Jadi bisa dilapisi dengan horden tipis.

3. Rule of Third

Apa itu rule of third?

Rule of third adalah garis imajiner yang membantu membagi frame foto menjadi sembilan bagian sama besar, dengan menarik dua garis sejajar secara horisontal dan vertikal. Aturan komposisi ini menjadi dasar bagi keseimbangan elemen foto sehingga foto lebih enak dipandang dan memberikan kita kesempatan untuk dapat menikmati sebuah foto.

Jika kita menempatkan Point of Interest (POI) atau bagian paling menarik dari sebuah foto atau objek yang ingin kita tonjolkan dalam foto kita di salah satu titik tersebut, maka secara keseluruhan foto akan menjadi lebih enak dilihat karena sejalan dengan cara mata kita melihat benda. 

Nah rule of third ini bisa kita setting di kamera hp kita yah. 😊

4. Posisi Pengambilan Gambar

Sudut pengambilan gambar yang umumnya digunakan saat memotret makanan adalah sudut 45 drajat atau sudut 90 derajat atau top view atau biasa disebut juga flatlay.

Bisa juga menggunakan eye level.

Sudut eye level ini biasanya digunakan untuk makanan atau minuman dengan beberapa lapis.

Misal kita mau foto burger 🍔 yang layernya lumayan banyak atau sepotong kue cake dengan layer yang cantik dengan saus yang meleleh.

Nah kita bisa pakai sudut ini untuk menonjolkan layernya. 😊

Nah kekurangan menggunakan kamera hp  pastinya ada dengan keterbatasan lensa yang dimiliki kamera hp.


Sehingga objek cenderung menjadi distorsi.

Apa itu distorsi ?


Distorsi adalah penyimpangan lensa yang biasa terjadi pada kamera smartphone, sehingga akan terjadi selisih ukuran benda pada foto dengan ukuran aktualnya. Biasanya objek terlihat jadi kurang simetris..


Ada cara praktis yang bisa kamu lakukan yaitu, letakkanlah makanan utama di tengah-tengah frame, agar kamu cukup melakukan cropping.

Coba berbagai sudut foto ketika memotret makanan, jangan hanya mengambil dari satu sudut atau angle saja. Cobalah bereksplorasi dengan memotret dari berbagai angle, seperti sejajar dengan tinggi objek (eye level), dari sudut 45 derajat, hingga sudut 90 derajat atau dari atas makanan. Contohnya, ketika ingin memotret kue berlapis-lapis, kamu bisa menggunakan angle yang sejajar dengan tinggi objek untuk menampilkan keindahan lapisan kue tersebut.

5. Kenali Fitur Smartphonemu

Sebelum melakukan sesi pemotretan sebaiknya kenali dulu pengaturan kamera hp kamu. Mulai dari ketajaman kamera dan sebagainya. Kemudian, bersihkan lensa kamera agar terbebas dari debu dan minyak yang menempel agar objek terlihat lebih fokus.

6. Kunci focus mode pada kamera atau pakai setting auto.

Kamera smartphone biasanya memiliki setting auto. Entah auto focus, auto exposure, dan sebagainya. Nah sebagai fotografer makanan pemula, fungsi focus mode ini sangat berguna ya. Kalau salah membuat setting kamera, dijamin hasil foto tak akan sesuai harapan.

Jadi, tetap pasang auto atau focus mode (kecuali auto flash). Dengan begitu, kita hanya perlu mengarahkan kamera sesuai angle yang kita inginkan. Hindari juga penggunaan zoom in dan out. Lebih baik mendekatkan atau menjauhkan kamera pada makanan secara manual saja yaaa. 😁

7. Foto Saat Beraksi

Cobalah untuk mengambil gambar saat ada aksi.

Contoh ada tangan yang sedang menuang saus gulmer ke piring berisi kue serabi.

Atau foto tangan penjual yang sedang membalik sate pada foto street food.

Hal ini bisa menambah kesan yang luar biasa dan menarik perhatian yang lebih.


8. Food Styling

Dalam memotret  makanan, kita juga harus perhatikan styling dan elemen yang terdapat pada menu-menu yang akan kita foto. 

Penempatan lauk atau side dish juga harus kita pastikan ditaruh dengan tepat agar saat kita foto,  kita dapat mengetahui wajah dari makanan tersebut.

Jadi kita tentukan dahulu apa POI atau hero dalam foto tersebut.

Misal kita mau foto ayam di dalam piring kemudian di belakang ada piring nasi sambal dan berbagai properti lainnya.

Jangan sampai saat memotret piring nasi malah menjadi fokus yang utama tapi malah foto ayamnya yang blur atau mungkin malah sambalnya yang jadi fokus. 😁

Nah hal terakhir yg kita hrs perhatikan adalah... 

9. Editing foto

Proses edit dilakukan setelah proses memotret selesai. Ada beberapa aplikasi yang dapat sigunakan untuk proses editing. Seperti VSCO, Snapseed, Lightroom dan lain lain. 

Hanya saja lebih baik dalam editing tidak terlalu over. Biasanya hanya sebatas  structure, kontrast dan crop. Oh iya, foto juga bisa diberi tone jika diperlukan.

Sebisa mungkin kita maksimalkan saat memotret agar hasilnya baik, kemudian baru dipoles dengan sedikit editing foto. 

Pastinya memotret menggunakan kamera smartphone hasilnya tidak setajam kamera mirrorless atau DSLR. Nah, untuk itu silahkan saat memotret bisa didekatkan ke objek yaa. Jangan sekali-kali di zoom.😁


Q&A 

Pertanyaan : 

Nurul Sufitri

Mengatasi piring atau mangkok yang mencong itu gimana ya? 😊 Kadang bingung baiknya ambil berapa derajat. Hehehe.


Malam mba Nurul.

Untuk piring yang mencong maksudnya distorsi tadi yaa. Ada beberapa trik untuk mengatasi distorsi pada foto, antara lain : 

1. Kita bisa dekatkan objek dengan kamera agar gambar lebih jelas.

2. Kita bisa kita ganjal dengan koin atau tisu.

Lihat kembali di kamera masih mencong nggak.

3. Kita bisa ubah sudut pengambilan foto. Nah, untuk sudut pengambilan menghunakan HP yang aman adalah flatlay atau top view. 😊


Pertanyaan :

Assalamu'alaikum izin bertanya,

Nama: Andina

Pertanyaan: saya baru mulai belajar food photography, bagaimana mengakali foto makanan jika properti masih terbatas?

Jawaban : 

Waalaikum salam, mba Andina.

Kita bisa mulai dengan props yang ada dulu mbak. Jangan karena nggak ada props akhirnya belajar foto nggak mulai-mulai. 😁

Seiring waktu kita blajar motret, styling nanti props bisa kita lengkapi. 

Pertanyaan : 

Nieke.

Pertanyaannya: soal pencahayaan. Idealnya menggunakan cahaya alami. Nah kalau memerlukan cahaya tambahan, ada saran menggunakan lampu seperti apakah? Bisakah dengan lampu meja? Atau ada trik lainnya. Terima kasih.

Jawaban : 

Oke malam, mba Nieke.

Bisa menggunakan lampu belajar mba. Hanya kalaumenggunakan sinar dari lampu. Lampu di ruangan dimatikan yaa, jadi tidak mengganggu dan bias. 

Assalamualaikum Bu Nila. Saya usaha Tumpeng. Nah untuk objek yang agak besar seperti tumpeng ada sarankah untuk bagaimana pengambilan gambar yang bagus 🙏 Terima kasih. 

Waalaikum salam, mba Avi.

Untuk objek makanan yang besar, kita bisa pakai sudut pengambilan gambar dengan 45 derajat agak jauh untuk memperlihatkan keseluruhan objek. 

Dan kedua bisa pakai eye level untuk memperlihatkan detail objek di foto. Misal : hiasan, lauk pendamping, dll. 

Pertanyaan : 

Assalamualaikum saya Linda, mau tanya, Kak kalau foto makanan di sekitar piringnya misal ada dekorasi taburan beras atau remah roti apakah itu baik atau mengganggu?

Jawaban : 

Waalaikum salam mba Linda.

Nah itu kembali lagi saya bilang tadi. Konsep fotonya apa. Kalau konsep fotonya makanan yang serving di meja makan, ya kurang pantas jika ada beras bertaburan atau bawang merah berceceran. Tapi jika foto produk yang ingin memperlihatkan bahan yang digunakan, ya pantas aja kalo ada bawang merah, cabe merah di sekitarnya. 😁



Rambu-rambu Lalu Lintas yang ada di Jepang


Japan traffic jam


Rambu-rambu lalu lintas yang ada di Jepang 


Rambu-rambu lalu lintas yang ada di Jepang kebanyakan ditunjukkan dalam bentuk simbol. Namun, untuk beberapa kondisi, rambu lalu lintas tidak ditunjukkan dalam bentuk simbol gambar, tetapi dalam bentuk tulisan yang ditulis dalam huruf kanji.

Strategi Membuat Konten untuk Meningkatkan Engagement Instagram

Moderator :  Tetty (@tettytanoyo) Admin @connecting.mama

Narasumber : Helga 

Cara menaikkan engagement rate instagram


'Strategi Membuat Konten untuk Meningkatkan Engagement Instagram'


Bersama Mas Helga Indra, yang merupakan Mobile Photography & Instagram Enthusiast.

Berikut adalah profil Mas Helga Indra. 

Sebagai penggiat social media (Influencer, blogger, pebisnis online, admin organisasi/komunitas/perusahaan, dll) terutama Instagram, kadang kita merasa mencapai titik jenuh mengoptimasi instagram.


Kendala Mengelola Akun dan Membuat Konten Menarik di Instagram : 


1. Instagram Tidak Berkembang

Kendala pertama saat mengelola akun instagram bisnis adalah saat akun instagram kita tidak berkembang, padahal sudah bertahun-tahun kita kelola. Jumlah like dan komentar sedikit, jumlah follower pun jalan di tempat.  Iya apa iya? 😂


2. Tidak Mendapat Personal Branding/Niche Khusus 

Selama mengelola akun instagram, kita tidak mendapatkan personal branding/niche dari instagram kita sendiri. Feednya masih gado-gado, dan belum memiliki tema yang jelas. Hal ini membuat kita juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan audience yang tepat dan menghasilkan engagement yang tinggi. 


3. Tidak Mengenal Algoritma Instagram 

Ketiga, kita 'buta' terhadap algoritma Instagram yang sering kali berubah-ubah dan membuat gemas ini, sehingga kita tidak tau bagaimana membaca dan memahami audience dan bagaimana konten kita bisa dilihat/dijangkau oleh banyak orang.


Dan masih banyak lagi problematika yang dihadapi oleh para penggiat media sosial seputar optimasi instagram ini. Atas banyaknya masalah yang dihadapi, dan bagaimana sih menemukan solusinya? 

Malam hari ini, @connecting.mama dan Mas Helga Indra, berkolaborasi untuk memberikan insight baru bagi rekan-rekan @connecting.mama dan penggiat media sosial lainnya mengenai optimasi Instagram, terutama cara untuk membuat konten yang mampu menghasilkan engagement rate yang tinggi.

Semoga apa yang akan dipaparkan oleh Mas Helga malam ini, bisa menjadi solusi dan bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Amiinn. Kepada Mas Helga Indra, dipersilakan untuk menyampaikan materi.



Profil Helga Indra @hlga (Social Media Admin Brand dan Akun Komunitas)


Terimakasih buat teman-teman yang udah gabung & khususnya untuk tim connecting mama yang udah ngasih kesempatan saya buat berbagi soal instagram.. 😀

Langsung saya mulai aja, untuk materinya saya buat dalam bentuk gambar yang saya share lalu saya jelaskan tiap gambarnya. Semoga bahasanya mudah dipahami ya.. Bismillah

Materi ini merupakan beberapa metode yang selama ini saya pakai untuk mengembangkan akun instagram saya @hlga. Akun instagram saya lebih fokus bahas soal dunia seputar desain layout, instagram, sosial media, mobile fotografi & street fotografi. Beberapa konten juga saya pakai untuk kolaborasi dengan brand.

Saya sendiri mulai gabung di instagram akhir 2011, dan aktif sejark tahun 2012 sampai sekarang. Hampir seluruh foto yang saya ambil menggunakan handphone. Mungkin sekitar 95%. Sisanya pakai kamera digital.

Saat ini saya tinggal di Malang. di luar jam kerja fokus mengembangkan konten pribadi di akun @hlga, juga aktif bikin proyek foto street fotografi berupa e-book di @karyakarsa bersama 2 orang teman instagram lainnya. Kalian bisa melihat proyek saya melalui link di bio.


Mengenal Dunia Instagram : Platform Fotografi yang Diminati Netizen Saat Ini 

Cara ambil foto instagram yang instagenic


Ini adalah salah satu quote favorit dalam proses mobile fotografi yang saya tekuni selama ini. bahwa segala sesuatu yang menarik, semua berawal dari kejelian mata kita untuk mengolahnya menjadi sebuah foto menggunakan alat berupa kamera hp. jadi ga perlu ribet mau fokus ke genre foto yang mana. lebih baik dimulai dengan sering memotret dari kehidupan sehari hari..

Instagram yang kita kenal di awal sebagai platform fotografi, kini jauh mengalami perubahan. Bertambahnya fitur-fitur baru yang memudahkan penggunanya membuat kita juga harus bisa beradaptasi dengan perubahan itu. khususnya dalam hal membuat konten.



Dari awal yang cuma berisi konten foto & video. kini sudah banyak bemunculan konten-konten yang baru, viral, inspiratif, bahkan tak jarang menjurus ke konten yang sekadar cuma repost & meniru saja hanya untuk meningkatkan follower di platform ini.



Mungkin teman-teman disini juga pernah posting konten-konten yang saya sebutkan di atas. Entah karena lagi rame lalu bikin juga atau itu udah jadi bagian dari strategi konten yang kalian buat.




Mengenal Algoritma Instagram : Apa itu Algoritma Instagram? 


Kalo dulu sebelum ada algoritma instagram, JUMLAH FOLLOWERS adalah acuan utama pengguna instagram dalam indikator keberhasilan kontennya. semakin banyak pengikutnya, bisa dibilang kontennya juga keren.

Tapi setelah instagram mulai mengubah sistemnya dari chronological feed (urutan foto sesuai dari yang terakhir di upload) menjadi algoritma yang fokus pada minat & relevansi konten bagi tiap user. sehingga yang kita hadapi sekarang adalah foto-foto kita dituntut untuk mendapatkan engagement yang tinggi serta relevan agar tetap bisa sesuai dengan minat audience kita.

konten viral dan bermanfaat di instagram


Nah, semakin kita muncul ke permukaan, semakin kita aktif berinteraksi, maka audience akan jauh lebih mengenal kita dibandingkan akun instagram yang jarang berinteraksi. Saat engagement meningkat, hal ini menandakan konten kita relevan dengan audiens, relevan dengan minat audiens terhadap konten kita.

Insight ini bisa kalian temukan di setiap postingan akun bisnis kita. bisa dijadikan acuan keberhasilan performa tiap konten kita mulai dari profil visit, followers, reach, impresi, hingga klik link website

Audience instagram


Insight instagram bisnis


Jika ada akunnya yang masih personal mungkin bisa diganti ke bisnis ya biar bisa tau sejauh mana performa konten yang sudah kita upload di instagram selama ini..

Saya akan bedah strategi per poin secara singkat ya.


Konten instagram


Inilah 3 Faktor yang Membuat Instagrammu Menarik di Mata Followers : 


Nah, inilah 3 faktor utama yang membuat instagrammu menarik di mata followers. Ketiga hal ini sudah cukup memeberikan pemahaman kepada kita bahwa : kaya gini loh instagram sekarang.

 

Interest - timeliness of post - relationship


1. Membuat Foto yang Menarik (Interest)  

Semua foto yang tampil di feed maupun explore page kita dasarnya ada pada 3 faktor itu. Instagram akan menampilkan konten yang relevan dengan minat kita, seberapa dekat hubungan kita dengan follower lain, dan postingan terbaru yang akan ditampilkan sesuai jam aktif kita sekalipun konten itu udah di upload 1-2 hari yang lalu. 

Jadi bisa dibilang tiap explore page dan feed masing-masing dari kita akan berbeda satu sama lainnya. 

Membuat foto yang interest, harus dimulai dengan bikin konten yang punya value menarik. Konten bermanfaat setidaknya memiliki value meskipun hanya sekadar ajakan untuk berbuat kebaikan atau quotes. 


2. Menentukan Timeline Post Foto di Instagram  (Timeline of Post on Instagram)

Jadi bisa dibilang tiap explore page & feed masing-masing dari kita akan berbeda satu sama lainnya.

Sesuai dengan faktor timeliness tadi, dengan upload foto pada jam aktif akan menambah peluang engagement lebih tinggi, jika dibandingkan kita upload pada jam sepi.

Kalian bisa melihat sendiri jam aktif audience pada menu insight meskipun nggak 100% akurat tapi bisa dijadikan acuan untuk posting pada jam tersebut

Waktu ini adalah waktu ketika orang-orang indonesia aktif megang hp. Saya bikin sesuai dengan habit yang saya lihat selama aktif di instagram. Catatan: bisa berbeda dikit dengan jam aktif audiens kalian.


3. Aktif berinteraksi dengan audience (relationship)

Poin ini bisa teman-teman praktekkan langsung di akun instagram masing-masing. Dengan aktif berinteraksi, peluang peningkatan engagement jadi lebih mudah.

Poin personal branding ini juga bisa dipraktekkan langsung. Jika ada yang bingung nanti bisa ditanyakan. Pastikan konten yang kita upload sudah sesuai dengan niche akun kita. 

tips personal branding


Bahas topik yang sudah kita kuasai bukan cuma sekadar repost/ copas dari postingan akun lain. Karena pada akhirnya relevansi konten yang menentukan konten kita layak dikonsumsi audiens kita atau tidak. Poin ini juga bisa di coba nanti pada akun kalian. Karena implementasi di tiap poin ini sudah pernah saya coba semua dan berimpact terhadap engagement di akun instagram.

tips aktif di instagram


***

Tips Membuat Konten Menarik di Instagram :  

  • Mempersiapkan Materi Konten : Mempersiapkan waktu untuk bikin konten cukup krusial karena konsistensi itu gak gampang. Orang bisa bilang konsistensi adalah kunci tapi pada kenyataannya ketika dipraktekkan susah. 😂
cara bikin konten yang bagus di instagram


  • Mengatur Manajemen Waktu Postingan :  Manajemen waktu yang nggak memadai jadi alasan males bikin konten. Padahal dengan meluangkan waktu 1-2 jam sehari saja sudah cukup buat bikin konten. Jika jadwalmu memang padat, kamu bisa pakai fitur facebook creator studio. Jadi kamu bisa membuat jadwal kapan harus upload konten.   
         Tips: bikin konten pas weekend --> lalu jadwalkan pas weekday

Time active on instagram indonesia



  • Gunakan Aplikasi Edit Foto yang Mudah Digunakan. Aplikasi yang dipake bisa dengan snapseed di hp, atau canva (ini udah pada tau semua kali ya hehehe). Kalau saya sendiri lebih sering bikin konten pakai photoshop di pc.

  • Evaluasi konten yang sudah diposting. Evaluasi diperlukan jika ternyata strategi yang kita pakai itu nggak meningkatkan engagement / followers. Kamu bisa melihat hasil perbandingannya, selama ini mana postingan yang ramai engagementnya, bisa dijadikan tolak ukur untuk konten-konten lainnya.
instagram bisnis

  • Ikuti trend yang ada juga bisa jadi solusi ide konten. Kita terlalu sibuk bikin konten yang perfect sehingga memakan waktu yang lama dan sering bikin insecure. Padahal dengan konten sederhana pun juga bisa. Dari evaluasi di atas, nggak harus semuanya dilakukan. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan aja. Instagram akan terus mengubah algoritmanya sesuai perilaku penggunanya.. jadi bersiapah untuk terus beradaptasi dengan perubahan yang sewaktu waktu muncul.

Sesi Tanya Jawab Seputar Menaikkan Engagement Rate dan Cara Membuat Konten yang Menarik di Instagram 


Pertanyaan : 

Hallo mas Helga, saya Vina,

Apakah membuat giveaway efektif untuk meningkatkan followers, impresi dan engagement terhadap akun kita? Dan giveaway seperti apa yang banyak di minati orang? Terimakasih

Jawaban : 

Halo Vina salam kenal. Giveaway efektif dalam jangka pendek, bisa nambah follower & engagement dalam waktu singkat biasanya dipake sama brand buat campaign. Tapi sekarang akun personal juga sering bikin.

Kalo banyak modal, bikin giveaway yang mudah persyaratannya dan hadiahnya banyak meskipun nominalnya sedikit.

Kadang kalo ribet harus repost ini itu audiens bakal gak mau. kecuali audiens (giveaway hunters) 😂

Bikin per bulan/periode tertentu. biar bisa lanjut terus, karena banyak audiens yang sering unfollow kalo giveawaynya udahan. Hehehe

Giveaway yang bikin nambah engagement tinggi -- syarat harus follow & tag/mention temen <-- ini bakal cepet naik. Apalagi kalo disuruh repost banner, juga bakal naik tapi keliatan spamming. Semoga membantu.


Pertanyaan : 

Terima kasih atas kesempatannya. Pertanyaan saya, mas Helga seberapa pentingnya fitur bisnis di Ig kita?

Jawaban : 

Penting banget kalo kita mau mengelola akun instagram dalam jangka waktu panjang, untuk bisnis, atau pasang portofolio kerjaan. Tapi kalo untuk sekadar akun personal (upload foto sehari-hari), akun bisnis nggak begitu penting.


Pertanyaan : 

Saya Mira, ingin bertanya : 

1. Saya masih agak bingung sama niche dan engagement dalam point instagram itu boleh dijelasin lebih rinci? 

2. Sebaiknya kalo kita mau rebranding account instagram kita itu mesti hapus feed lama ga?Agak kenangan aja gitu kalo harus hapus feed yang lama?

Terima kasih


Jawaban : 

Halo Mira, cara paling mudah menentukan niche itu dengan 3 pertanyaan: apa keahlian khusus yang kamu miliki?, problem apa yang bisa kamu selesaikan dengan keahlian itu? dengan keahlian itu, apa yang bikin kamu beda dengan yang lain?

Keahlian itu biasanya ketahuan dari apa yang kita kuasai, apa yang kita senangi saat mengerjakannya, apa yan bisa kita selesaikan jika terjadi masalah. malah kadang muncul dari hobi.

Feed lama nggak usah dihapus. Di archive aja. Di instagram ada fitur archivenya.

Nah, niche ini bisa menentukan audiens kita seperti apa.

Misal akun saya: niche-nya mobile street fotografi. audiensnya gak jauh jauh dari orang yang suka motret pake hp, motret street fotografi. yang bikin beda: saya motret foto street pake hp.

Saya berbagi tips mobile fotografi & street juga, sharing pengalaman saat motret, & jualan ebook ttg mobile street. 


Pertanyaan : 

Terimakasih  kesempatannya. Saya Nur mau nanya : 

bagaimana bikin caption yang nggak kayak jualan?


Jawaban : 

Halo Nur, ini mungkin lebih ke soft selling gitu ya? Kalo tekniknya banyak ini di google. bisa dicari, tapi kalo saya di posisi sebagai penjual: saya bakal menceritakan keunggulan produk saya di setiap postingan post / stories. Saya juga bakal bahas bagaimana produk saya itu berbeda dengan produk lain yang serupa.

Orang bakal ngelihat produk kita kalo kita sering bahas di caption. kalo kita sering nampilin produk kita di stories meskipun tanpa harus keluar kalimat "jualan"

Diferensiasi produk itu emang harus diceritain, karena ini yang bisa bikin orang tertarik beli. Trial error, karena banyak cara yang bisa dipake, mbak.

Misal contoh saya jualan ebook: saya pake caption ajakan dengan mengubah kalimat "Saya menjual ebook street fotografi" jadi : "Yuk belajar bareng street fotografi dengan mengklik link di bio / DM."

Call to action instagram bisnis




Pertanyaan : 

Halo kak Helga, saya Alia.

Bagaimana jika akun IG untuk bisnis tapi sesekali juga ada postingan keluarga atau resep. Sebenarnya sebagai pengingat aja. Selain itu, banyak klien justru masih melihat dari follower. Ini follower malah tambah turun😁 (eh kok curhat)


Jawaban : 

Halo Alia. Nggak masalah, tapi di setiap postingan keluarga itu bisa diselipin value pada captionnya. Entah sekedar share pengalaman, cerita kehidupan, atau ajakan berbuat kebaikan. Follower emang masih jadi acuan, bahkan beberapa brand itu juga ngeliat jumlah minimal follower kalo mau ngajakin kerjasama. 

Tugas kita sekarang gimana caranya naikin follower secara organik dengan konten yang kita bagikan. 

Coba praktekkan tips 15 menit interaksi sebelum dan sesudah posting itu. Followers saya naik signifikan dengan teknik itu. Saya praktekin sejak tahun Juli 2019 - sekarang 2020 naik hampir 6-7k.  Pastikan juga konten kita memiliki value yang kuat dan tampil beda dari yang lain.


Pertanyaan :  

Selamat malam Mas Helga. Saya Ganis.

Mau tanya, apakah sepenting itu hashtag pada Instagram? Dulu pernah suka pakai hashtag, cepet dapat like, kalo sekarang kok tidak ya. Jadi, apakah seefektif itu hashtag di instagram? Terutama untuk menggaet followers organik? Terima kasih Mas. 🙏🏻


Jawaban : 

Halo Ganis, hashtag itu berpengaruh kuat untuk meraih jangkauan postingan kita karena dengan make hashtag postingan kita akan muncul ketika orang lain juga make hashtag yang sama.

Jangan pakai hashtag yang berulang berturut-turut. Misal : 7 postingan selama seminggu karena bisa dianggap spamming oleh sistem instagram.

Jadi, apakah seefektif itu hashtag di instagram? <-- efektif banget! kalo nggak dikasih hestek jangkauan postingan kita akan turun.

Terutama untuk menggaet followers organik? <-- follower akan follow dari hestek ketika ia masuk ke hastag tersebut lalu nemu konten kita yang berbeda dengan yang lain. Makanya selain pake hastag juga diimbangi dengan kualitas konten.

Tips: pake hestek di stories <-- ini ampuh buat nambah jangkauan selain di feed maksimal 10 hestek kalo di stories.

Dulu pernah suka pakai hashtag, cepet dapat like, kalo sekarang kok tidak ya. <-- instagram lebih prioritas hestek yang relevan untuk ditampilkan ke akun lain. kalo nggak sesuai bakal turun reach & impresi kontennya yang berpengaruh ke likes & followers.


Pertanyaan : 

Selamat malam dan salam kenal mas helga dan admin. Perkenalkan nama saya Anisa. Tadi di personal branding ada poin "selipkan keyword pada profile dan caption" bisa dijelaskan kembali atau contohnya. Maaf kurang jelas, terima kasih. 🙏

Jawaban : 

Halo Anisa. Ini lebih ke teknik SEO di instagram sih. Mudahnya gini, saya ambil contoh mobile street fotografi. 

Keyword yang sering saya pake: mobile, smartphone, photography, street. <-- masukkan salah satu keyword ini di bio. Karena instagram punya sistem di platformnya dengan membaca keyword pada profil kita untuk mengarahkan konten-konten yang berhubungan dengan keyword itu. Hal ini berpengaruh di tampilan explore page & halaman pencarian instagram.

Kalau ada orang yang ngetik 'mobile' -- instagram bakal munculin akun kita di pencarian pertama (ini ada beberapa faktor). Hal ini lebih ke faktor relationship antar akun. Jadi akan beda hasil pencariannya jika saya & kamu mengetik keyword "mobile" karena kita tidak terhubung dekat di instagram (jarang interaksi)

Makanya saya sering nyelipin keywords mobile photography di setiap caption konten yang saya upload dengan harapan: ketika orang ngetik mobile photography di kolom pencarian, maka akun saya yang akan keluar pertama kali. Btw, keyword itu bisa diterapin buat konten jualan juga. Hehehe


Pertanyaan : 

Halo, saya Indri dari Palangkaraya. Setuju kalo konsistensi itu susah di praktekkan hehe.

Menurut Helga, supaya lebih hemat waktu, penggunaan template IG siap pakai bagaimana? Apakah bisa mempengaruhi ER juga? Lalu, tahunya algoritma berubah dari mana ya? 

Dari penyampaian Helga, algoritmenya mirip seperti Google dan Pinterest yaa. Lebih ke user interest intent. Nah kalau ternyata follower atau teman kita hanya sekedar just follow tapi tidak tertarik berinteraksi dengan kita (akun kita) apakah harus ganti audience/follower atau ganti kontennya? Terimakasih mba Tetty dan Helga 🙏


Jawaban : 

Halo Indri. salam kenal. template IG itu berpengaruh kalo kualitas fotonya kurang bagus misal blur / pecah. instagram lebih memprioritaskan foto dengan kualitas bagus untuk ditampilkan ke audience. Tapi kalo templatenya bagus nggak ngaruh ke ER.

Tau algoritma berubah dari beberapa sumber, instagram blog, postingan akun @creator, media seperti blog later, techcrunch atau blog hootsuite.

Nah kalau ternyata follower atau teman-teman kita hanya sekedar just follow tapi tidak tertarik berinteraksi dengan kita (akun kita) apakah harus ganti audience/follower atau ganti kontennya <-- konten tetep. tapi naikin valuenya, misal kasih tips, insight, info, pengalaman make produk, pengalaman bersalin di rumah sakit, pengalaman sehari hari yang membuat orang lain merasa relate & relevan dengan konten kita.

Tau akun jouska kan? Mereka ngangkat sisi lain dari kehidupan finansial warga indonesia.

Tau akun NKTCHI? Dia mengangkat sisi lain dari orang orang yang sering bermasalah di kehidupannya tapi nggak berani cerita. 

Kenapa mereka ramai dikunjungi banyak orang? karena RELATE. Kita pernah ngalamin. Pernah ada di posisi itu.

Interest and value of instagram


Konten relate itu bisa didapat dari kehidupan sehari-hari kita. Coba dicari yang sering mbak alami. Apa hal seru yang bisa diangkat buat jadi konten. Sesederhana bikin konten "RESEP MEMBUAT AYAM GEPREK BENSU SAAT WFH" <--- misal ya.. hehehe


Pertanyaan : 

Assalamu'alaikum. Salam kenal. Saya Karunia dari Sumatera Utara. Izin bertanya. 🙏🏻

1. Bagaimana kita melihat hashtag dengan pencarian tertinggi, Mas? 

2. Bagaimana kita mencari brand yang bisa bekerja sama, Mas? Berapa minimal follower?

3. Bagaimana tip agar pastikan kita bisa punya konten yang punya value kuat & tampil beda dari yamg lain?

Terima kasih buat jawabannya, Mas. 🙏🏻 Makasih buat kesempatannya, Mba Tetty. 🙏🏻


Jawaban : 

Waalaikumsalam wr wb. Halo, Karunia. 

1. Bagaimana kita melihat hashtag dengan pencarian tertinggi, Mas?  <-- ini agak ribet. ada platformnya tapi berbayar, heheh cuman kalo saya lebih sering pake hashtag kombinasi -- Hashtag ramai - Hashtag Medium -- Hashtag Kecil.

Ramai nggaknya itu dari jumlah hashtag yang dipake sama pengguna lain. misal #OOTD <-- hashtag ramai #PakeHape <-- hashtag medium  #MobilePhotographyMalang <-- heshtek kecil

Jangan terlalu sering pake hashtag yang ramai (diatas 1 juta) karena postingan kita bakal cepet tenggelam.

2. Bagaimana kita mencari brand yang bisa bekerja sama, Mas? Berapa minimal follower? <-- saya dapet kerjasama dari relasi mbak. jadi saran saya perbanyak relasi dengan orang lain terutama orang yang sering bekerjasama dengan brand.

Brand biasanya nyari lewat agency. Agency biasanya nyari KOL baru atas dasar rekomendasi KOL yang udah pernah kerjasama sebelumnya. Nah, ini yang pernah saya alami sendiri. Minimal follower menyesuaikan kebutuhan campaign brand tersebut.

3. Bagaimana tip agar pastikan kita bisa punya konten yang punya value kuat & tampil beda dari yg lain? <-- dari niche mba. Kalo udah tuh nichenya gampang buat nentuin audiens. Gampang untuk bikin konten. 

Kalo tanpa niche nanti kontennya masih global dan audiensnya juga global. Konsistensi juga penting ya meskipun susaaaah. Hehehe

Nah, follow akun @jasminestar & @garyvee dia sering ngasih tips soal niche & konten


Nah, semoga artikel ini bermanfaat untukmu yang sedang mencari gimana cara menaikkan engagement rate di instagram ya. Selamat mencoba! 😍





7 Tips Fokus Belajar Berjam-jam ala Zahid Azmi Ibrahim

Apakah kamu sulit fokus belajar di sekolah online? Apakah kamu kesulitan untuk belajar hingga berjam-jam? Apakah kamu merasa bosan belajar di rumah saat school from home sehingga sulit memahami materi yang diberikan dosen atau guru? Kamu bisa mengikuti tips belajar efektif ala Zahid Azmi Ibrahim yang akan saya rangkum  di blog ini.