Friday, 30 July 2021

Rukun Iman Yang Wajib Kita Ketahui

 Rukun Iman Yang Wajib Kita Ketahui 

Rukun iman merupakan landasan beragama bagi seorang Muslim. Rukun iman mengandung pokok-pokok kepercayaan dalam agama Islam. Rukun iman ini harus diamalkan secara sungguh-sungguh dalam kehidupan seorang muslim yang baligh dan berakal sehat. 




Tahap Keimanan


Ada 3 tahap keimanan dalam Islam, yaitu :


  • Iman diyakini dalam hati


Maksudnya adalah mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Subhana wa Ta’ala yang menciptakan dan mengatur alam semesta dan segala isinya, seperti adanya siang dan malam, hujan, dan sebagainya.


  • Iman diikrarkan dengan lisan


Artinya iman itu harus diucapkan : Amantu billahi wamala ikatihi wakutubihi warusulihi yaumul akhiri waamantu bilqadri wasyarrihi. Artinya : “Saya beriman kepada Allah, kepada malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir dan saya beriman kepada ketetapan baik dan buruk dari pada-Nya.


  • Iman diamalkan dengan anggota badan


Maksudnya adalah menjankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan Allah subhana wa Ta’ala. 

Rukun Iman :


Ada 6 rukun iman yang wajib kita yakini. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

  1. Iman Kepada Allah


Dalam hal ini, kita sebagai umat Islam harus mengimani Allah subhana wa Ta’ala sebagai satu-satunya pencipta alam semesta dan isinya. Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Namawi dalam kitab Arbain yang menjelaskan makna poin yang pertama ini.


Artinya : “Berimanlah kamu kepada Allah dan malaikat-Nya dan kitab-kitab-Nya dan utusan-utusan-Nya dan hari kiamat dan imanlah kamu pada kepastian Allah dalam baiknya dan buruknya.”


Ayat syukur dalam al quran islam



  1. Iman Kepada Malaikat


Adanya rasa keimanan yang kuat dalam hati seorang Muslim akan mendorong ia untuk melakukan ketaatan dan menjalankan segala perintah Allah subhana wa Ta’ala. Termasuk mengimani adanya malaikat-malaikat Allah. 


Allah subhana wa Ta’ala berfirman :


Artinya : “Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.” (QS. Al-Baqarah : 285).


Malaikat merupakan salah makhluk ciptaan Allah subhana wa Ta’ala yang wajib diimani keberadannya. 


  1. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah


Allah subhana wa Ta’ala memberikan pedoman berupa kitab-kitab kepada para Nabi dan Rasul. Diantara kitab Allah yang wajib diyakini adalah kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi dan Rasul terdahulu sebelum Al-Quran, yakni Zabur, Taurat, dan Injil.


Al- Quran sendiri merupakan kitab Allah yang diurunkan secara bertahap kepada rasul terakhir Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam dengan perantara malaikat Jibril. 


Iman kepada Al-Quran, artinya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dan dasar dalam melaksanakan kehidupan seorang Muslim. 


  1. Iman Kepada Rasul


Rasul merupakan utusan Allah yang diberi tugas untuk menyampaikan ajaran Islam kepada manusia dari masa ke masa agar tetap beriman dan bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla. Ajaran Islam sampai kepada manusia melalui para Nabi dan Rasul. Maka dari itu, kita sebagai umat Islam wajib beriman kepada Rasul Allah.


  1. Iman Adanya Hari Akhir


Sebagai seorang Muslim kita harus meyakini adanya hari akhir atau hari kiamat. Di mana, pada hari itu seluruh alam semesta akan hancur dan manusia akan dibangkitkan kembali untuk dihisab. 


Semua amal perbuatan selama hidup di dunia akan ditimbang baik buruknya dan dimintai pertanggungjawabannya. Perbuatan baik akan dibalas dengan surga, sedangkan amal buruk akan dibalas dengan neraka. 


  1. Iman Kepada Takdir Baik dan Takdir Buruk


Perlu diketahui bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia atas ini kehendak Allah subhana wa Ta’ala. Takdir telah dituliskan sejak zaman ajali, jauh sebelum manusia ada. Dengan mempercayai takdir, manusia tidak akan sombong atas kebahagiaan yang dimiliki. Juga tidak akan bersedih hati dengan musibah yang menghampirinya. Karena itu semua merupakan takdir Allah yang memiliki hikmah. 


No comments: