Saturday, 23 May 2015

5 Hadits Puasa tentang Keutamaan Ramadhan

Ramadhan yang agung akan segera tiba.  Bagi kaum muslim, bulan Ramadhan adalah bulan keberkahan. Bulan saat segala doa dikabulkan dan dosa diampuni. Saat seorang muslim berpuasa, ia akan mendapatkan keutamaan puasa. Dalam hadits puasa yang dituturkan oleh Rasulullah saw., Allah telah menjanjikan untuk membukakan pintu surga dan menutup pintu neraka. Sebelum Ramadhan tiba, Rasulullah sudah mengajak umat Islam untuk mempersiapkannya dengan latihan puasa di bulan Rajab dan Syaban.

5 Hadits Puasa tentang Keutamaan Ramadhan

  1. Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu, Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka. (H.R. Ahmad)
  2. Rasulullah saw. bersabda, “Seandainya setiap hamba mengetahui yang ada dalam bulanRamadhan, umatku akan berharap seandainya setahun itu bulan Ramadhan.” (H.R. Ibnu Khuzaimah)
  3. Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan hanya mengharapkan pahala (kepada Allah), akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
  4. Rasulullah saw. bersabda, “Tiada seorang hamba pun yang berpuasa satu hari di jalan Allah, tetapi dengan puasa satu hari itu, Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
  5. Nabi saw. naik ke atas mimbar, ketika naik tangga pertama, ia berkata, “Aamiin.” Ketika naik tangga kedua, ia berkata lagi, “Aamiin.” Ketika naik tangga ketiga, ia berkata lagi, “Aamiin.” Para sahabat bertanya, “Mengapa engkau 3 kali berkata Aamiin, Ya Rasulullah?” Nabi saw. bersabda, “Ketika aku naik tangga mimbar pertama, telah datang malaikat Jibril dan ia berkata, ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan, tetapi keluar dari Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah.’ Maka, aku berkata, ‘Aamiin.’ Setelah itu, Jibril berkata lagi, ‘Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup, tetapi tidak membuatnya masuk surga.’ Maka, kukatakan, ‘Aamiin.’ Kemudian, Jibril berkata lagi, ‘Celaka seseorang yang jika disebut nama engkau, tetapi dia tidak berselawat kepadamu.’ Maka, kukatakan, ‘Aamiin.'” (H.R. Bukhari)
Abi dan Ummi, kita sudah belajar hadits puasa tentang keutamaan Ramadhan. Semoga Allah menyanggupi kita untuk menjadi hamba yang menjaga kemuliaan bulan nan suci ini. Abi dan Ummi, mari sambutRamadhan dengan belajar tentang hadits puasa dan suka cita bersama keluarga tercinta. Semoga Allah karuniakan kemudahan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Aamiin.

No comments: